Scroll untuk baca artikel
Example 300250
BeritaMamuju Tengah

Bhabinkamtibmas bergerak cepat tangani insiden buaya, Polres Mamuju Tengah imbau warga waspadai Sungai Batu Sitanduk

9
×

Bhabinkamtibmas bergerak cepat tangani insiden buaya, Polres Mamuju Tengah imbau warga waspadai Sungai Batu Sitanduk

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

DIURNARI.COM, MAMUJU TENGAH — Duka menyelimuti warga Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, setelah seorang warga bernama Ahmad Ali Wahid bin Wahid meninggal dunia akibat diterkam buaya saat sedang mandi di Sungai Batu Sitanduk, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang mandi bersama kakaknya, Sindi, iparnya Wawan, serta keponakannya. Secara tiba-tiba, korban diterkam seekor buaya. Kakak dan ipar korban yang menyaksikan kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan dan melepaskan korban dari gigitan buaya, namun upaya tersebut tidak berhasil.

Korban kemudian dibawa buaya mengikuti aliran sungai selama kurang lebih 45 menit. Warga yang mengetahui kejadian tersebut selanjutnya melakukan pencarian dan upaya pertolongan hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan mengalami luka gigitan pada bagian pinggul kiri dan kanan, luka pada lengan kiri serta luka pada bagian belakang tubuh.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polri melakukan langkah cepat dengan mendatangi rumah duka serta melakukan pengecekan terhadap kondisi dan luka yang dialami korban. Polri juga berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pemerintah desa untuk memastikan penanganan kejadian berjalan dengan baik.

Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui IPTU Alam Syah, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi kepada personel yang bergerak cepat dalam menangani kejadian serta berkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan setiap kejadian yang menyangkut keselamatan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di lokasi sungai yang diketahui berpotensi membahayakan,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Polres Mamuju Tengah melalui jajaran terkait akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Tobadak dan instansi terkait guna mengantisipasi keberadaan buaya di sekitar Sungai Batu Sitanduk.

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas mandi, mencuci, maupun kegiatan lainnya di sekitar sungai yang berpotensi menjadi habitat buaya, khususnya pada lokasi yang telah diketahui memiliki risiko serangan satwa liar.

Polri bersama pemerintah dan instansi terkait akan terus melakukan langkah koordinasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga keselamatan warga.

 

Example 120x600
Example 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *