DIURNARI.COM, MAMUJU TENGAH – Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Tumbu, Polsek Topoyo, BRIPTU Fatur Rahman Pataria, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan masyarakat binaan di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran, khususnya akibat aktivitas pembakaran sampah sembarangan, pembuangan puntung rokok, maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Dalam kegiatan sambangnya, BRIPTU Fatur Rahman Pataria secara langsung mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap segala aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, serta menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan, mengingat kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kerugian material, mengancam kesehatan, serta membahayakan keselamatan warga.
Selain memberikan edukasi pencegahan karhutla, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Warga juga diingatkan agar segera melaporkan setiap permasalahan atau potensi gangguan keamanan kepada Bhabinkamtibmas maupun Babinsa. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Topoyo IPTU Edy Susilo, memberikan apresiasi atas langkah proaktif Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Pencegahan karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama. Kami mengapresiasi personel Bhabinkamtibmas yang terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat. Jangan sampai kelalaian kecil, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar lahan, menimbulkan bencana besar yang merugikan banyak pihak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Topoyo menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan potensi kebakaran atau gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” tambahnya.
Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran, serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Polsek Topoyo berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dan langkah preventif demi memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah.













