Diurnari.com, Mamuju Tengah – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Mamuju Tengah melalui unit Patroli Motor (Patmor) menggelar patroli malam berskala penuh selama 12 jam nonstop, Jumat malam (12/6/2026).
Kegiatan patroli berlangsung sejak pukul 20.00 WITA hingga 08.00 WITA dini hari, dengan menyasar sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas warga, lokasi keramaian, serta area rawan potensi gangguan keamanan. Fokus utama patroli adalah pencegahan dini terhadap aksi premanisme dan tindak kriminalitas lainnya.
Personel Patmor melakukan penjagaan dan pemantauan di dua lokasi ikonik, yakni kawasan Tugu Benteng dan Tugu KTM Tobadak. Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog langsung kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
Selain melakukan pemantauan, petugas kepolisian juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga. Masyarakat diminta untuk senantiasa waspada terhadap berbagai potensi kejahatan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan.
Kasat Samapta Polres Mamuju Tengah, IPTU Syaiful, menyampaikan bahwa patroli rutin skala besar ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus menekan ruang gerak pelaku kejahatan.
“Dengan kehadiran personel di lapangan secara konsisten, kami berharap masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan tenang. Patroli ini juga bagian dari komitmen kami untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di seluruh wilayah Mamuju Tengah,” ujar IPTU Syaiful.
Hasil patroli pada malam tersebut menunjukkan situasi di seluruh lokasi sasaran berlangsung aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas yang berarti.
Polres Mamuju Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Upaya ini demi mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif secara berkelanjutan di Bumi Lalla Tassisara.














